Majas Litotes

Majas Litotes, Salah satu yang termasuk jenis majas yaitu majas litotes. Pada pembahasan ini akan membahas materi berikut dengan hal yang berkaitan di dalamnya.

Untuk itu marilah kita simak penjelasan dibawah ini.

Litotes merupakan kiasan yang bertujuan untuk menurunkan derajat atau merendahkan diri terhadap lawan bicara.

Hal ini biasanya untuk menunjukan kesopanan, rendah hati dan lemah lembut.

Tujuan Majas Litotes

Majas Litotes

Majas litotes sendiri salah satu jenis majas pertentangan, lazimnya digunakan untuk menguatkan kesan lemah lembut dari setiap ungkapan yang disampaikan, serta untuk tujuan merendahkan hati.

Didalam pengungkapannya, majas litotes mengurangi ataupun melemahkan kenyataan yang terjadi sebenarnya. Litotes bisa diartikan sebagai ungkapan berupa mengecilkan fakta.

Hal tersebut biasanya bertujuan untuk menjaga kesopanan atau menghaluskan. Majas litotes sering pakai dalam percakapan biasa sehari-hari. Majas ini bisa ditemukan dalam pidato, nasihat, ceramah, syair, puisi, atau lainnya.

Contoh Majas Litotes

  1. Maafkan aku dengan rumahku yang berantakan .
  2. Sudikah kau menjadi kekasihku dengan wajahku yang pas pasan ini.
  3. Terimalah sumbanganku yang tak seberapa ini.
  4. Terimalah jamuan makanan kami yang seadanya ini .
  5. Naiklah ke mobil sempit ku jika boleh berkenan.
  6. Mampirlah kerumahku yang beralaskan tanah jika ada waktu.
  7. Aku hanya memakai tas plastik untuk pergi ke sekolah.
  8. Gunakan bajuku yang kumuh ini untuk mengganti bajumu yang basah itu.
  9. Beristirahatlah di dipan kami ini.
  10. Kertas buram ini yang kugunakan untuk mengirim surat untukmu.

Contoh 2

  1. Kalau ada waktu mampirlah ke gubuk tua kami.
  2. Aku hanya rakyat biasa mencoba membagikan ilmuku.
  3. Puisi yang saya bacakan ini hanya coretan tanpa makna.
  4. Aku yang pemula ini hanya tak akan bisa menyaingimu .
  5. Saya menyelesaikan program kedokteran dengan otak yang tumpul ini.
  6. Laptop buntut inilah aku bekerja untuk mendapatkan uang.
  7. Usaha kecil kecilan inilah yang menjadi penghidupan kami.
  8. Terimalah pemberianku yang tidak berharga ini.
  9. Makanlah makananan buatanku yang tidak enak ini.
  10. Masukanlah mobilmu kehalamanku yang sempit ini.

Contoh 3

  1. Terima salam ku dengan tangan kasarku ini.
  2. Terimalah kado dariku yang sekedarnya untukmu .
  3. Jangan sungkan meminta bantuan kepada orang yang kurang pengalaman seperti diriku .
  4. Sebagai orang awam ijinkan saya memberi solusi untuk anda .
  5. Dengan tubuh rentaku ini jangan sungkan untuk meminta bantuan padaku.
  6. Hanya sebatas gubuk beralas tanah dan beratap langit, ia dan keluarganya tinggal.
  7. Silahkan datang ke pesta kecil-kecilan di rumahku nanti malam.
  8. Saya hanya pengusaha kecil dengan modal pas-pasan.
  9. Saya hanya bekerja sebagai pegawai biasa di kantor kelurahan.
  10. Penghasilanku sekedar cukup untuk makan sekeluarga dengan lauk seadanya.

Demikian pembahasan ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca.

Baca Juga :

close