Majas Sinekdoke

Majas Sinekdoke, Apakah anda pernah mendengar ungkapan atau pernyataan untuk mengungkapkan suatu pikiran atau perasaan? Jadi untuk tujuan inilah majas itu ada.

Majas adalah suatu gaya bahasa yang bertujuan agar memberikan efek menarik bagi pembaca atau pendengar.

Adapun banyak sekali jenis dari Majas yang harus anda ketahui, yaitu Majas Sinekdoke beserta dengan hal-hal yang berkaitan didalamnya.

Maka dari itu, marilah kita simak pembahasan dibawah ini secara lengkap :

Pengertian

Majas Sinekdoke adalah majas yang terdiri dari sebagian kata untuk mengungkapkan sesuatu hal ataupun benda yang menyeluruh ataupun secara kebalikannya. Banyak kita temukan didalam karya sastra ilmiah maupun pada percakapan kita sehari-hari.

Majas ini dapat dibagi menjadi dua yaitu :

  • Sinekdoke pars pro toto
  • Sinekdoke totem pro parie.

Jenis – Jenis

Majas Sinekdoke

Sinekdoke Pars Pro Toto

Majas sinekdoke pars pro toto adalah suatu jenis majas yang menyatakan sebagian tetapi untuk keseluruhan. Terdapat contoh majas sinekdoke pars pro toto yaitu:

  • Kunci utama dalam hidup adalah bersyukur.
  • Dion tetap kembali kerumahnya untuk menjenguk anaknya yang sakit, meskipun ia sudah diusir dari rumahnya.
  • Ibu ibu telah menyediakan seloyang makanan dan minuman untuk acara berbagi keberkahan puasa ramadhan.
  • Orang dermawan itu menyumbangkan 1000 hektar tanahnya untuk diberikan sebagai tempat pembangunan masjid umum.
  • Dari mana saja kau sudah tidak pulang selama seminggu. Ibu terus bertanya dimana kamu sebenarnya, namun tidak ada satupun orang rumah yang tahu.
  • Sungguh tampan pemuda penjual teh itu telah mencuri hatiku. Bagaimana bisa pemuda tampan tersebut seorang penjual teh?
  • Presentasi Anis tentang pengaruh Globalisasi telah menarik perhatian semua audiens.
  • Tim pendaki telah mengibarkan bendera merah putih di puncak gunung Mandala.
  • Sang pendaki bersama ranselnya telah siap untuk menaklukkan gunung Kerinci.
  • Kesombongan akan hartanya telah menutupkan akal pikirannya.

Baca Juga : Majas Metafora

Sinekdoke Totem Pro Parie

Majas sinekdoke totem pro parie adalah suatu majas yang menyatakan keseluruhan yang berhubungan dengan sebagian dari sesuatu penggalan. Terdapat contoh majas sinekdoke totem pro parie yaitu:

  • Omzet perbulan yang menggiurkan membuat setiap orang ingin menggeluti dunia youtuber dan blogger.
  • Terharu biru melihat pertemuan ibu dan anak itu setelah bertahun tahun lamanya tidak dapat berjumpa.
  • Internet adalah media informasi untuk berbagai hal, namun sekarang internet dijadikan sebagai media penipuan atau tindak kriminal lainnya yang membuat tingkat kejahatan semakin meningkat.
  • Lima tahun sudah orang itu dipenjara karena kasus pembunuhan sadis yang telah dilakukannya.
  • Perhelatan Asian Games akan segera diselenggarakan, persaingan negara Cina masih mendominasi didalam perlombaan sepanjang tahun.
  • Ajang Indonesian Idol Junior yang diadakan oleh RCTI diikuti oleh anak anak kecil.
  • Sangat mirirs, bencana alam telah terjadi di negara negara didunia dan menyengsarakan rakyatnya.
  • Budaya K-Pop telah berkembang dikalangan wanita maupun pria.
  • Lagu Bengawan Soolo merupakan ciri khas musik daerah Solo.
  • Warga kampung Suka Asih merayakan tahun baru dengan penuh harapan dan impian.
  • Universitas Indonesia merupakan universitas terpopuler di Indonesia.
  • Ridwan berhasil membeli rumahnya sendiri dalam kurun waktu 5 tahun, sungguh sesuatu hal yang dapat dibanggakan.
  • Bali terkenal dengan keindahan pantainya dan keramahan orangnya yang mengundang warga asing untuk datang kesana.

Contoh Kalimat

Contoh 1

  1. Warga Temon kembali dikhawatirkan dengan ancaman longsor tebing.
  2. Rakyat Indonesia memberikan bantuan untuk umat muslim Rohingnya.
  3. Harian Jogja memberikan hadiah untuk pembaca yang mengirimkan jawaban TTS (Teka Teki Silang).
  4. Tayangan TV masa kini harus dikaji ulang kebermanfaatannya bagi generasi penerus bangsa.
  5. KPU meminta setiap warga mengecek kembali status pemilihnya di kelurahan.
  6. Musik akan membuat hati seseorang tenang dan damai, sehingga sejenak bisa melupakan permasalahan yang ada.
  7. Aceh kembali diguncang gempa 6,5 SR, warga berhamburan keluar rumah teringat kenangan tsunami dulu.
  8. Wanita tidak menyukai laki-laki yang mempunyai sikap temperamental.
  9. Bali masih menjadi tujuan utama wisata di Indonesia, baik dari warga domestik maupun warga asing.
  10. Polisi harus memberikan tindakan tegas kepada pengedar narkoba.

Contoh 2

  1. RCTI kembali menggelar ajang pencarian bakat “Rising Star”.
  2. Jalan Sudirman dipenuhi warga yang memanfaatkan momen Car Free Day.
  3. Baku tembak antara teroris dan Densus 88 membuat warga sekitar merinding dan bersembunyi di dalam rumah masing-masing.
  4. Siswa SMA digelandang ke kantor polisi karena mabuk.
  5. Tiongkok berkunjung ke Indonesia untuk kerja sama bilateral.
  6. Perempuan Indonesia berkulit kuning langsat atau sering disebut sawo matang.
  7. Jakarta kembali direndam banjir saat musim penghujan tiba, warga mulai menyiapkan barang-barang yang akan diungsikan.
  8. Pemerintah didesak menormalkan kembali harga daging dan bahan pangan lain.
  9. Kejaksaan telah menyatakan kasus penistaan agama mencapai P21.
  10. Disdukcapil meminta semua warga segera melakukan perekaman data e-KTP.

Baca Juga : Majas Asindenton

Contoh 3

  1. Ribuan batang jati menghiasi perjalanan kami ketika hendak ke desa.
  2. Prajurit TNI selalu siap pasang badan ketika kedaulatan bangsa Indonesia diusik oleh bangsa lain.
  3. Apapun yang dikatakan ayah dan ibu tidak berpengaruh terhadap Rashi karena ia telah buta hati.
  4. Setiap kepala di desa Suka Senyum diharapkan memberikan donasi seikhlasnya untuk korban bencana gempa di Aceh.
  5. Ketangkasan lidah Audrey membuatnya memenangkan lomba debat antar sekolah.
  6. Harta dan wanita telah membutakan hati pejabat tersebut.
  7. Hari raya kurban tahun ini, masjid Al Ikhlas mendapat sumbangan 5 ekor sapi dan 20 ekor kambing.
  8. Penjual kursi itu menawarkan dagangannya dari pintu ke pintu tanpa kenal lelah.
  9. Boby menggerutu karena Ibu Sofia hanya memberikan secarik kertas untuk menulis semua jawaban soal ulangan.
  10. Setelah jantung hatinya pergi menghadap Sang Pencipta, Raihan tidak mempunyai semangat hidup.

Demikian pembahasan ini, semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan baru bagi para pembaca sekalian semua.

close