Majas Zeugma

Majas Zeugma, Apabila Dalam majas kategori penegasan ada majas yang jarang didengar dan juga diketahui oleh orang awam adalah majas zeugma.

Majas Zeugma adalah sebuah Gaya bahasa Silepsi dengan memakai kata yang tidak logis dan juga tidak gramatis untuk konstruksi sintaksis yang kedua, maka akan menjadi kalimat yang rancu.

Contoh Majas Zeugma

Majas Zeugma

Adapun contoh majas zeugma yang perlu anda ketahui, dan ini dapat menjadikan tambahan ilmu pengetahuan.

Baca Juga : Majas Kolokasi

  1. Apabila dia datang untuk menjemputku, aku membuka pintu dan hatiku padanya.
  2. Dia memakan roti dan perkataannya sendiri.
  3. Di seluruh indonesia, petani menanam padi dan bosan.
  4. Dia memancing ikan marline dan pujian.
  5. Dia membuka pikiran dan dompetnya setiap kali dia pergi dengannya.
  6. Dia dengan kuat memegang lidah dan tangannya.
  7. Pada kencan pertama kami, saya menahan napas dan pintu mobil untuknya.
  8. Perlu saya ingatkan, Paman saya itu peramah dan juga pemarah.
  9. Bos saya memberitahu semua karyawan boleh datang agak siang tetapi tidak boleh terlambat.
  10. Orang jepang menundukan kepala dan badannya untuk menghormati kami.
  11. Dengan membuka lebar lebar mata dan telinganya, ia mengusir orang itu.
  12. Ku sadari, kaki dan perutku tidak bisa dilipat.
  13. Vandra bangkit dari tidur dan kenyataannya.
  14. Hidung dan mataku menerawang masa depan.
  15. Tutus kehilangan dompet dan kepalanya.
  16. Kau menahan napas dan pintu untukku.
  17. Dia membuka pintu dan hatinya untuk anak yatim.
  18. Para jurnalis meliput pembunuhan dan konspirasi.
  19. Dia kehilangan jaket dan amarahnya.
  20. Perahunya dan mimpinya tenggelam.
  21. Novi menggunakan topi merah muda dan senyum manis.
  22. Dia membunuh waktu dan antrian lainnya.
  23. Dia menendang ember dan kebiasaan buruknya itu.
  24. Para siswa melihat spesimen itu dengan microscope dan jijik.
  25. Melihat datangnya Satpol PP, dengan cepat ani kehilangan rumah dan kesadarannya.
  26. Mereka meninggalkan ruangan dengan mata dan hati penuh tangis.
  27. Dia kehilangan tasnya, lalu pekerjaannya, lalu kesadarannya.
  28. Dia membawa lampu sorot dan tanggung jawab atas nyawa anak buahnya.
  29. Saya kehilangan kunci dan pikiran saya.
  30. Kamu cantik luar dan dalam.
  31. Ariani menyikat rambutnya dan debu dari jaketnya.
  32. Kebahagiaan merupakan ketika apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda katakan, dan apa yang Anda lakukan selaras.
  33. Saya perlu tekankan disini, bahwa semua karyawan boleh datang agak siang namun jangan terlambat.

Demikian pembahasan mengenai Majas Zeugma semoga dapat bermanfaat untuk anda semua.

Terima Kasih

close