Pantun Pernikahan

Pantun Pernikahan, Pada pembahasan ini tentang Pantun Pernikahan, yang bisa dijadikan untuk rujukan sebagai ucapan selamat pada pernikahan teman, maupun sahabat.

Apabila ada teman atau keluarga yang sedang melakukan pernikahan. Kita pasti akan disibukan dengan hal salah satunya yaitu kita harus memberi ucapan.

Pengertian Pantun Pernikahan

pernikahan kartun

Pantun adalah karya setara dengan karya puisi lama yang bersajak dan berbait. Pantun umumnya memakai bahasa yang singkat namun jelas akan makna.

Karena pada zaman dahulu, pantun ini dilakukannya secara lisan tanpa tertulis. Maka dari itu, sehingga bahasanya pun juga tidak terlalu panjang dan rumit.

Baca Juga : Pantun Kiasan

Contoh Pantun Pernikahan

Adapun beberapa pantun kiasan yang dapat anda jadikan rujukan yaitu sebagai berikut :

Contoh 1

Manusia sholeh manusia mulia,
Selalu mengajak agar tidak sengsara.
Kami semua ikut berbahagia,
Melihat kawanku bersanding mesra.

Air terjun ke tempat rendah,
Turun deras hingga muara.
Hari pelaminan hari yang indah,
Moga langgeng hingga ke masa tua.

Anak kecil naik sampan,
Malam tiba hidupkan pelita.
Yang lelaki amatlah tampan,
Bersama dengan putri nan jelita.

Pohon beringin daunnya lebat,
Tempat asyik untuk berkemah.
Selamat berbahagia wahai sahabat,
Moga sakinah mawaddah wa rohmah.

Datang ke Minang membeli rendang,
Ikan emas di dalam kolam.
Istri sholehah sejuk dipandang,
Membuat cinta semakin dalam.

Hijau pohon di muka Bumi,
Putih – putih kembang melati.
Makin menunduk pada suami,
Makin cinta sepenuh hati.

Papan di ikat oleh paku,
Batu belah tidak berongga.
Teriring salam untuk sahabatku,
Moga bahagia dalam rumah tangga.

Hang Tuah pahlawan yang berjaya,
Perahu datang dari Malaka.
Selamat menempuh hidup bahagia,
Dalam naungan tulusnya cinta

Hari raya banyak tamu,
Dari hilir hingga hulu.
Kuhaturkan doa tulus untukmu,
Moga bahagia sepanjang waktu.

Bertemu sahabat tangan menjabat,
Berpelukan hangat erat – erat.
Selamat berbahagia wahai sahabat,
Bahagiamu semoga kekal ke akhirat.

Dari laut naik ke darat,
Libur dulu di hari Jumat.
Jadilah istri yang taat,
Itulah jalan menuju selamat.

Bermain riang di jerami,
Perut lapar makan bubur.
Penuhi kebutuhan suami,
Urusan dapur hingga kasur.

Baca Juga : Pantun Perkenalan

Contoh 2

Ujung Pandang banyak bertemu,
Tepi laut langitnya biru.
Di pandang-pandang tiada jemu,
Alangkah serasi pengantin baru.

Menara miring namanya Pisa,
Letaknya jauh di Eropa.
Walau lelah tiada dirasa,
Pengantin baru banyak tertawa.

Angin berhembus bukan taufan,
Sarapan pagi roti selai.
Datang teman dan handai taulan,
Memberi selamat kepada mempelai.

Gadis manis menari salsa,
Mendapat seuntai karangan bunga.
Di pelaminan bercubit mesra,
Para jomblo mulutnya menganga.

Barang hilang hendak carikan,
Suara guntur sangat mengejutkan.
Tak ada hadiah yang dapat kuberikan,
Hanya doa tulus yang kupanjatkan.

Ujung Pandang kota Palu,
Jalan-jalan tentunya seru.
Pandang memandang tersipu malu,
Alangkah indah pengantin baru.

Menulis surat dengan tinta,
Hendak dikirim ke tanah Jawa.
Moga erat jalinan cinta,
Di antara kalian berdua.

Jangan kurangi isi sukatan,
Hari libur ke telaga.
Bahagia hati dalam ikatan,
moga bahagia hingga ke surga.

Contoh 3

Ke utara melepas pandangan,
Duduk berdua di tepi kantin.
Datang sudah para undangan,
Terkesima oleh cantiknya pengantin.

Jalan-jalan ke kota Kedah,
Ke kota Ambon memetik pala.
Duduk bersanding sangat indah,
Itulah cinta halal berbuah pahala.

Bulan puasa makan kurma,
Satu butir untuk berbuka.
Yang tunggu lama-lama,
kini bersanding penuh bahagia.

Langit membentang warnanya biru,
Datang hujan menimpa batu.
Selamat menempuh hidup baru,
Moga bahagia sepanjang waktu.

Lamaran sudah kamar sudah,
Dinding kayu dari Madura.
Dipinang sudah di lamar juga sudah,
Duduk bersama semakin mesra.

Perang saudara para paderi,
Membela negara sepenuh hati.
Tulang rusuk yang dinanti,
Di pelaminan bersanding kini.

Bambu kecil dibuat tangga,
Warnanya hijau bukan biru.
Bagai hidup di dalam surga,
Itulah bahagia pengantin baru.

Dapat piala sang juara,
Naik ke mimbar orang bertiga.
Kuhaturkan segala doa
Moga sakinah dalam keluarga.

Baca Juga : Pantun Berbalas

Kesimpulan

Demikian pembahasan lengkap tentang Pantun Pernikahan beserta dengan Contohnya.

Semoga bermanfaat.

close