Kimia  

Rumus Kimia Air Kapur

Rumus Kimia Air Kapur, Pada pembahasan ini mengenai air kapur, meliputi pengertian air kapur dan rumus kimia air kapur, serta kegunaan air kapur bagi industri dan untuk kehidupan sehari – hari.

Pengertian Air Kapur

Rumus Kimia Air Kapur

Air kapur adalah nama umum dari larutan tepung Kalsium hidroksida adalah senyawa kimia dengan rumus kimia Ca(OH)2. Kalsium hidroksida bisa berupa kristal tak berwarna ataupun bubuk putih.

Kalsium hidroksida dihasilkan melalui proses reaksi kalsium oksida (CaO) dengan air. Senyawa ini bisa dihasilkan dalam bentuk endapan melalui pencampuran larutan kalsium klorida (CaCl2) dengan larutan natrium hidroksida (NaOH).

Kalsium hidroksida Ca(OH)2 tak begitu larut di dalam air (1.5 g dm−3 pada suhu 25 °C.) Air kapur tulen adalah jernih dan tidak berwarna, dan dengan sedikit bau tanah yang memiliki rasa pahit akibat kewujudan kalsium hidroksida.

Air kapur disediakan dengan mengocak lebihan kalsium hidroksida di dalam air suling, dan menurasnya dari lebihan Ca(OH)2 yang tidak terlarut.

Apabila lebihan kalsium hidroksida ditambah ke dalam air kapur, apungan zarah kalsium hidroksida akan wujud kemudian memberikan rupa keputihan seperti susu lalu diberikanya istilah milk of lime.

Dalam bahasa Inggris, kalsium hidroksida diberi nama slaked lime, atau hydrated lime atau kapur yang di-airkan. Nama mineral Ca(OH)2 ialah portlandite, karena senyawa ini dihasilkan melalui proses pencampuran air dengan semen Portland.

Suspensi partikel halus kalsium hidroksida dalam air disebut milk of lime (Bahasa Inggris:milk=susu, lime=kapur). Larutan Ca(OH)2 disebut air kapur dan adalah salah satu basa dengan kekuatan sedang. Larutan tersebut bereaksi hebat dengan berbagai asam, dan bereaksi dengan banyak logam dengan adanya air.

Larutan tersebut menjadi keruh jika dilewatkan karbon dioksida, dikarenakan mengendapnya kalsium karbonat. Pada 512 °C, kalsium hidroksida terurai menjadi kalsium oksida dan air.

Rumus Kimia Air Kapur

Ca(OH)2

Karbon dioksida melalui air kapur, lalu memberikan larutan keputihan. Ini disebabkan karna apungan kalsium karbonat tak terlarut yang terbentuk:

Ca(OH)2(ak) + CO2(g) → CaCO3(p) + H2O(c)

Apabila CO2 ditambah lagi, tindak balas berikut akan berlaku:

CaCO3(p) + H2O(c) + CO2(g) → Ca(HCO3)2(ak)

Ciri kimia di atas adalah lazim dipakai untuk mengesahkan kehadiran gas karbondioksida dalam makmal sekolah, dan proses penulenan gula yang dipanggil pengkarbonatan.

Fungsi Kalsium Hidroksida

Karena kekuatan sifat basanya, kalsium hidroksida sering digunakan sebagai

  • Flocculant pada air, pengelolaan tanah asam sesta pengolahan limbah
  • Bahan alkali bisa digunakan untuk menggantikan natrium hidroksida
  • Pereaksi kimia
  • Pestisida digunakan untuk mengobati dampak serangan kutu kebul

Kegunaan Air Kapur

Industri

Sisa gas dari industri yang mengandung sulfur dioksida boleh dibersihkan dengan kaedah pembuihan di dalam air kapur, suatu proses yang dinamakan pengsulfatan, yaitu sulfur dioksida yang bertoksik diperangkapkan sebagai mendakan:

  Ca(OH)2(ak) + SO2(g) → CaSO3(p) + H2O(c)

Ia juga digunakan di dalam industri sebagai agen penetralan dalam rawatan sisa air bandaran.

Seni

Dalam seni catan fresko, air kapur difungsikan sebagai pelarut warna untuk dikenakan pada plaster. Ia turut dinamakan cat kapur.

Kegunaan lain

Air kapur juga digunakan meluas oleh penjaga marin sebagai pelengkap utama kalsium dan kealkalian pada akuarium terumbu karang. Ia juga turut digunakan untuk membuat naskah kulit.

Demikian pembahasan tentang air kapur atau nama umum dari larutan tepu dari kalsium hidroksida, semoga bermanfaat

Artikel Terkait :

close